BGN Era Nanik Satu Kecamatan Enam Dapur

Setelah Dadan dan kedua wakilnya di copot sebagai pimpinan BGN karena tersandung dugaan kasus Korupsi pada Rabu (3/6). Nanik S Deyang yang di tunjuk sebagai Kepala BGN yang baru langsung melaksanakan tugasnya dengan memoratorium pembangunan dapur baru untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Salah satu keputusan moratorium dapur tersebut adalah Satu Kecamatan di bolehkan hanya ada Enam Dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga : ‎Dadan Gembul Korupsi Molis BGN sampai 1 T

Nanik akan mengevaluasi kebutuhan dapur di setiap wilayah. Karena dalam pertimbangan moratorium adalah mengenai jumlah dapur yang baru di ajukan dan yang sudah beroperasi saat ini sudah cukup banyak, terutama di kawasan perkotaan dan daerah aglomerasi.

‎”Kami akan bereskan dulu ini. Misalnya, di satu kecamatan ini cukup kok enam saja. Sudah, ya enam saja,” kata Nanik.

‎Ia menjelaskan, moratorium dilakukan agar BGN dapat menghitung kembali kebutuhan ideal dapur di setiap kecamatan dan kabupaten berdasarkan jumlah penerima manfaat. Setelah penataan selesai, pemerintah akan memutuskan apakah perlu membuka kembali pendaftaran dapur baru.

‎”Nanti kalau setelah kami lihat kurang, baru buka lagi pendaftarannya. Jadi kami beresi dulu,” ujarnya.

Baca Juga : Jembatan Merah Putih di Bayah Lebak

‎Adanya moratorium dapur baru tentu sejalan dengan arahan Kementerian Keuangan, terkait efisiensi anggaran program, yang mengalami penyesuaian, yang awalnya berjumlah Rp 335 triliun menjadi Rp 268 triliun.

‎Oleh sebab itu menurut Nanik, Fokus lembaga saat ini dialihkan pada pembenahan dapur-dapur yang ada agar memenuhi standar operasional, dapat meningkatkan kualitas makanan dan melatih sumber daya manusia (SDM).

‎“Untuk menghasilkan makanan yang berkualitas, termasuk perbaikan dan pelatihan sumber daya manusia (SDM). Artinya, bila dapur itu tidak sesuai, tentu kami akan lakukan suspend,” kata Nanik dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis, (4/6).

‎Saat ini sudah ada sekitar 27 ribu dapur MBG yang beroperasi kata Nanik. Namun, masih banyak pengajuan pembangunan dapur baru yang terus masuk setiap hari. Dan kondisi tersebut dapat menyulitkan pengawasan jika tidak dikendalikan. “Jadi kami bereskan dulu ini,” Tandasnya.

Bagikan